Waktu, kami semua berpacu dengan waktu.
Kadang ia lah pemicu adrenalin untuk meraih harapan dan semua mimpi.
Suatu kali, ia juga sebagai penyembuh segala lara dan tinta hitam masa lalu.
Sebuah pernyataan bahwa, kamu hanya butuh waktu nak sebagai obat ; atau dengan waktu lah kamu dapat perlahan lebih baik.
Saat ini hanya waktu yang dapat jadi jalan keluar bagi segala nestapa.
Bagi segala hal yang telah hilang dan kau berikan secara cuma-cuma pada orang yang salah.
Pada waktu yang telah berlalu, aku memohon maaf melakukan kesalahan.
Pada waktu yang kuinjak kini, ku berproses menjadi manusia seutuhnya.
Pada waktu yang akan datang, ku titipkan harapan-harapan baik yang akan terjadi.
Namun, tiada kiranya kata pemborosan terhadap waktu bagi orang-orang
yang mencari hakekat kasih. Bahwa di dalam kasih, tumbuh di sana
perdamaian dan bukan juga cuma pertikaian, melainkan berbaur keduanya
dalam suatu kesepadanan padu.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar