Je me souviens

Kamis, 10 Desember 2015

Seperti air

seperti air, ia mengalir.

seperti air, ia mendidih dan akhirnya bersuara
namun tetap membiarkan api memburainya sebelum akhirnya tiada bersama udara.

seperti air, ia memberi kesempatan dirinya sendiri untuk mengembun dan terlahir kembali. jauh lebih murni.

dan seperti air, kadang dialah yang ternoda saat proses memurnikan.

namun tidak apa apa,
pada akhirnya air akan terlatih untuk selalu kembali jernih.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar