Je me souviens

Rabu, 30 Desember 2015

Sinkronitas

Dua puluh satu tahun bukan masa yang singkat. Berusaha memahami dan mendoakan walau tak sejalan. Berusaha mengerti dan menjalani walau tak sampai lari. Tak kunjung ada secerca harapan sebagai bentuk penantian. Namun, gejolak pertikaian terus membayangi. Menanti.

Tak heran jika pertanyaan yang paling sering diajukan hati adalah: kapan semua penantian berkesudahan? Semuanya terlalu abu-abu bagai misteri

Nasib embrio ditentukan oleh pasangan sejati. Dua puluh tahun seolah dibekukan dalam laboratorium maki. Ia mulai dihangatkan kembali pada bulan Juli 2013 dengan derasnya ilmu pengetahuan duniawi. Dari laboratorium beku yang menusuk sendi, bakal bayi pindah ke sebuah tempat empuk berlapis arteri.
Saling berkoordinasi membentuk chemistry. Keduanya bagai sinkronisasi materi.

Selamat menjadi :

Tidak ada komentar:

Posting Komentar